Jakarta – Kebahagiaan tengah dirasakan pasangan selebriti Sandra Dewi dan Harvey Moeis. Diam-diam, ternyata Sandra Dewi sudah melahirkan anak keduanya pada minggu lalu.

“7 hari yang lalu, tgl 2-09-2019 jam 22.07 wib putra kami yang kedua Mikhael Moeis (Mika) telah lahir ke dunia dgn berat 3.5kg & panjang badan 51cm,” mengungkap cerita dari kelahiran anak sandra dewi raphael.

Kabar bahagia ini dia umumkan melalui akun Instagram @sandradewi88. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut lahir pada 2 September pukul 22.07 WIB, dengan persalinan normal. Putranya itu pun diberi nama Mikhael Moeis.

Awalnya, dokter memperkirakan dia akan melahirkan secara caesar karena bayinya sungsang. Namun, di minggu terakhir akan melahirkan, posisi bayinya berubah ujar wanita berusia 36 tahun ini.

“Dari awal kehamilan yg ga eneg, ga muntah, sampe sering lupa kl lg hamil, sampai minggu ke 37 weeks Mika posisi kepalanya blum balik kebawah (sungsang),” tuturnya Sandra.

“Kl Mika memang mau lahir caesar/normal terserah Mika & Tuhan, krn buat saya lahir caesar/normal terserah dari anaknya & krn normal & caesar sama sama penuh perjuangan, kemudian doa saya terjawab di 38 minggu, Mika posisinya balik dgn kepala dibawah & artinya dia maunya normal & siap buat persalinan normal seperti kakaknya,” sambungnya.

Ternyata, hal seperti ini juga terjadi saat Sandra Dewi hamil anak pertamanya, Raphael Moeis. Bahkan, posisi Raphael berubah sehari sebelum dia merencanakan operasi caesar.

“Krn saya percaya mereka sudah memilih jalan lahir mereka sendiri. Krn @raphaelmoeis jg saya rencanakan lahir caesar tetapi dia milih lahir normal sehari sebelum saya rencanakan operasi caesar,” tuturnya.

Bicara soal melahirkan normal maupun caesar, menurut Prof Dr.dr.Budi Iman Santoso, Sp.OG(K), baik melahirkan secara caesar maupun normal melalui vagina, sama baiknya untuk ibu dan janin. Tindakan caesar bisa jadi pilihan dalam kondisi tertentu.

“Sebelumnya, ibu harus tahu untung, rugi, dan risiko jika memilih caesar,” kata dokter ahli kandungan dan kehamilan ini, dikutip dari detikcom.

Dijelaskan juga oleh Dr.dr.Andon Hestiantoro, Sp.OG(K), operasi caesar dipilih kalau ibu dan calon janin mengalami beberapa indikasi medis, seperti panggul sempit, janin terlalu besar, atau plasenta yang menutup jalan lahir. Namun, kalaupun sudah pernah melahirkan secara caesar, bukan berarti pada kehamilan selanjutnya tidak bisa melahirkan secara normal.

68 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini