Tujuan utama bisnis adalah membuka lapangan kerja baru kepada masyarakat, dan ikut andil dalam pembangunan nasional melalui sektor bisnis. Singkatnya, Ayah Bunda turut membantu mendanai pembangunan negara sekaligus berinvestasi lewat bisnis sendiri. Menarik, bukan?

Disamping keuntungannya, bisnis franchisee Baby Spa juga menawarkan kemudahan dalam mengelolanya. Tidak hanya sekedar menjanjikan, tapi memang terbukti banyak peminatnya. Tidak sedikit Bunda Esti menyeleksi para calon Franchisee yang ingin pembeli Brand usaha ini untuk membuat mesin uang. Pijat Baby Spa emang salah satu bisnis yang jarang terfikirkan keuntungannya bisa berlipat-lipat.

Sekarang ini, apa saja di-franchise-kan jadi banyak juga franchise yang tidak semestinya dipasaran, baik dari pertimbangan prinsip syariah maupun marketable-nya. Dalam hal ini, beberapa hal yang perlu dipikirkan calon Franchisee. Pertama, bagaimana kekuatan brand name-nya. Kedua, adalah mengenali sosok yang akan diajak kerjasama dan menanyakan berapa banyak franchisee yang ada.

Pada dasarnya sistem franchise Ada tiga komponen utama yaitu: Pertama, franchisor, yaitu pihak yang memiliki sistem atau cara-cara dalam berbisnis tersebut. Kedua, Franchisee , yaitu pihak yang ‘membeli’ waralaba atau sistem tersebut dari franchisor sehinga memiliki hak untuk menjalankan bisnis dengan cara-cara yang dikembangkan oleh Franchisor. Ketiga adalah Waralaba , yaitu sistem dan cara-cara bisnis itu sendiri. Ini merupakan pengetahuan atau ‘dapurnya’ franchisor yang dijual kepada franchisee.

Intinya bisnis Bunda Esti Fisioterapi Baby Spa ini masih diminati banyak orang mengingat berpotensi menghasilkan cuan yang berlipat dan cukup besar nominalnya. Tapi hati-hati lho, gak sedikit juga yang gagal dalam bisnis Baby Spa karena kurang hati-hati karena memilih untuk mendirikan Brand sendiri. Pastikan, kamu udah mempelajari seluk beluk Brandnya dan jangan sampai salah pilih lokasi.

15 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini